Ya, sebenarnya sariawan timbul sebagai
sinyal bahwa tubuh kita tengah kekurangan gizi. Meskipun kadang juga
bisa disebabkan karena stress. Agar kita paham benar apa itu sariawan
dan bagaimana cara mengatasinya ada baiknya kita pahami dari narasumber
yang ahli mengenai penyakit dimulut ini.
Menurut dokter gigi, sariawan disebut
sebagai stomatitis aphtousa rekuren (SAR), yakni lesi (luka) mukosa
rongga mulut. Pemicunya antara lain iritasi gigi tajam, gangguan
imunologi, hormon, dan sebagainya.
Cara mengobatinya dengan obat kumur yang
mengandung chlorhexidine gluconate atau topikal kortikosteroid, untuk
mempersingkat waktu penyembuhan luka. Obat jenis topikal anestesi
(salep) bisa diberikan untuk meredakan rasa sakit.
Sedangkan menurut pengobatan Cina,
sariawan dapat timbul di lidah, langit-langit mulut, gusi, pipi bagian
dalam, atau bibir. Penyebabnya bisa karena kekurangan zat besi, vitamin
B12, infeksi virus dan bakteri. Dapat juga terjadi akibat lidah
tergigit, atau mulut sensitif terhadap pasta gigi atau obat kumur. Cara
mengatsinya dianjurkan meminuim ramuan herbal dengan bahan tomat, kiwi,
jeruk lemon, dan madu. Caranya semua bahan diblender dan diminum 3 x
sehari.
Sementara menurut ahli sariawan terjadi
karena kurang nutrisi. Tak ada makanan yang menyebabkan sariawan.
Umumnya, masalah ini akan timbul apabila kita kekurangan nutrisi,
terutama vitamin C dan B12, yang terdapat dalam berbagai sayur dan buah
yang berwarna kuning. Jeruk, delima, atau berry. Untuk mengobati
sariawan sebaiknya penuhi asupan vitamin C, paling tidak 60mg per hari.
Tambahkan pula menu sehari-hari dengan sayur dan buah-buahan
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking